Ringkasan AI
Tampilkan Lebih Banyak
Pahami konten artikel dengan cepat dan ukur sentimen pasar hanya dalam 30 detik!
Semua orang memiliki opini terkait NFT (non-fungible token). Bagi beberapa orang, NFT hanyalah euforia yang akan pudar dalam waktu dekat. Bagi orang lain, NFT adalah hal terbesar berikutnya dalam bidang kripto. Terlepas dari sisi yang Anda pilih dalam masalah ini, tidak dapat dipungkiri bahwa barang koleksi digital seperti ini akan melanjutkan dampaknya terhadap pasar kripto pada tahun 2022.
NFT pertama kali muncul pada awal 2021 ketika artis digital Beeple menjual NFT dari karya seninya, yaitu Everydays: The First 5000 Days senilai $69 juta yang memecahkan rekor di rumah lelang Christie’s. Pencapaian ini menjadi sorotan dan menghasilkan begitu banyak berita utama yang mencakup lebih banyak aset non-fungible, seperti seni kripto, avatar NFT, real estat, dan GameFi. NFT merupakan topik hangat pada tahun 2021, baik itu di koran utama maupun platform media sosial utama, sehingga Collins English Dictionary akhirnya memilih akronim ini sebagai kata tahun tersebut.
Selain dampaknya terhadap masyarakat umum, NFT juga telah membuka peluang baru untuk teknologi blockchain dengan pengembangan baru dalam kontrak pintar, blockchain Ethereum, dan banyak lagi.
Seiring pengembang menciptakan lebih banyak aplikasi untuk teknologi ini, popularitas NFT terus meningkat. Untuk memberikan gambaran mengenai arah tren pasar, kami telah meringkas tren terbaru dan terhangat yang cenderung akan lebih banyak muncul pada tahun 2022.
1. Meningkat bersama Seni
Kudeta NFT oleh Beeple yang memecahkan rekor masih jauh dari penjualan NFT ternama yang tercatat pada tahun 2021. Singkatnya, GIF dari sensasi meme kucing berbadan Pop-Tarts® yang disebut Nyan Cat dijual seharga 300 ETH (bernilai lebih dari $590.000 pada saat itu). Sebulan kemudian, pada Maret 2021, kartu digital yang menampilkan gambar perubahan antara Homer Simpson dan Pepe the Frog yang disebut Homer Pepe dijual seharga 205 ETH (setara dengan $320.000 pada saat itu).
Seni NFT (atau seni kripto) telah menjadi begitu populer, sehingga Rumah Lelang Sotheby’s meluncurkan lokapasar NFT khusus yang disebut Sotheby’s Metaverse yang tercatat telah mencapai penjualan sebesar hampir $100 juta pada akhir 2021.
Euforianya tidak hanya berhenti pada seni kripto, seiring avatar NFT , yaitu gambar digital yang dihasilkan secara algoritmis, cepat menjadi tren selanjutnya dengan sejumlah avatar yang terjual seharga jutaan dolar. Contoh avatar yang paling terkenal pada tahun 2021 mungkin adalah koleksi dari Bored Ape Yacht Club dan CryptoPunks yang mencakup selebritas, seperti Snoop Dogg dan Jimmy Fallon sebagai salah satu penggemarnya.
Kemunculan NFT dalam bidang seni yang mengejutkan tentu saja menimbulkan pertanyaan terkait hal yang membuat seni menjadi bernilai, sifat kepemilikan, dan yang terpenting mungkin adalah hal lain yang dapat kita harapkan di tahun 2022 dan seterusnya.
Tren yang berlanjut di tahun 2022 tampaknya adalah membeli dan menjual NFT pecahan dari karya seni dunia nyata buatan artis ternama. NFT pecahan membuka peluang investasi untuk aset kripto bernilai tinggi, tetapi dengan biaya yang lebih kecil.
Salah satu acara yang patut dipantau adalah pelelangan NFT yang mewakili mural karya artis jalanan yang ikonik, yaitu Banksy, yang disebut Gorilla in a Pink Mask yang dihapus dari sebuah tembok di Bristol, Inggris, pada September 2020. Exposed Walls, yaitu perusahaan yang mengekstrak mural tersebut, akan menjual tembok bergrafiti tersebut pada tahun ini sebagai koleksi dari 10.000 NFT pecahan yang masing-masing akan dijual dengan harga sekitar $750.
Dengan mengikuti jejak Exposed Wall, perusahaan lain yang bernama Particle berencana untuk meluncurkan penjualan koleksi NFT yang mewakili mahakarya seni dari seluruh dunia. Seperti Exposed Wall, Particle membagi setiap karya seni menjadi kisi berjumlah 10.000 NFT. Platform ini memperoleh versi fisik dari karya Banksy tahun 2005, yaitu Love is in the Air, dari Sotheby’s pada Mei 2021 dengan harga hampir $12,9 juta. Karya seni ini akan menjadi yang pertama untuk dipecahkan oleh Particle menjadi 10.000 bagian NFT, masing-masing dijual dengan harga sekitar $1.400 dengan total nilai sebesar $14 juta.
Memecahkan aset mungkin terdengar seperti model yang aneh untuk kepemilikan, tetapi model ini mulai menarik perhatian pada tahun 2021. Fillette au béret karya Picasso (bernilai $3,68 juta) dipecahkan menjadi koleksi berisi 4.000 NFT pada Juli 2021 (atau $920 per bagian pecahan). Selain itu, platform seperti Masterworks menawarkan peluang kepada para investor untuk membeli dan menjual bagian pecahan dari karya senilai jutaan dolar buatan artis papan atas, termasuk Banksy, Jean-Michel Basquiat, Keith Haring, Andy Warhol, Kaws (alias Brian Donnelly), dan lainnya.
Di tengah ledakan NFT ini, seni kripto tetap memiliki kelemahan. Namun, investor seni tampaknya menyambut teknologi ini dan menjelajahi kemungkinannya untuk menghasilkan laba sebagai evolusi berikutnya dalam koleksi seni rupa.
Model baru ini juga merupakan keuntungan bagi industri kreatif yang memungkinkan para artis untuk memonetisasi karya mereka sambil memberikan peluang berinvestasi bagi sekumpulan orang yang lebih besar. Kreator seni digital juga akan dapat menerima royalti dari penjualan sekunder
Selain merevolusi dunia seni seperti yang kita ketahui, seni NFT juga berpotensi mendemokratisasi dan meningkatkan transparansi dalam pasar seni senilai $50 miliar tahunan.
2. NFT Mewarnai Gim
Gim mungkin merupakan area pengembangan terbesar kedua untuk NFT pada tahun 2021. GameFi (yaitu gabungan gim dan keuangan yang disebut juga sebagai gim NFT) membuka jalan untuk pengembangan ini dengan gim play-to-earn (bermain untuk mendapatkan) berbasis blockchain yang memberi hadiah aset NFT dalam gim kepada pemain.
Gim dan token seperti Gods Unchained (GODS), Axie Infinity (AXS),Genopets (GENE), Illuvium (ILV), danMy Neighbor Alice (ALICE) meraih popularitas pada tahun 2021 dengan model bermain untuk mendapatkan (P2E) yang menghasilkan uang bagi pemain gim. Pemain bebas untuk mengumpulkan, memperdagangkan, atau menjual NFT mereka sesuka hati karena memiliki kepemilikan penuh terhadapnya. Berbeda dengan aset dalam gim tradisional yang terkunci pada platform tempat Anda memperolehnya, aset NFT dapat ditransfer ke lokapasar NFT, yaitu tempat NFT dapat dijual untuk mendapatkan uang atau diperdagangkan dengan aset lain.
Axie Infinity (AXS) adalah gim yang paling populer daripada yang lain dengan aset dalam gim tercatat senilai lebih dari $1 miliar yang diperdagangkan pada platformnya. Gim ini terinspirasi oleh Pokémon dan fitur peliharaan koleksi bernama “Axie” yang merupakan NFT dengan kombinasi kemampuan yang unik. Gim ini juga memiliki token dalam gim sendiri, yaitu Axie Infinity Shard (AXS) dan Smooth Love Potion (SLP), yang berfungsi sebagai mata uang dalam ekosistem Axie Infinity.
Gim bermain untuk mendapatkan bukanlah satu-satunya proyek dalam bidang GameFi. Terdapat juga gim berbasis teks yang menggunakan NFT. Misalnya, Loot adalah templat gim buatan komunitas yang memiliki 8.000 “kantong rampasan” yang terdistribusi dan berisi daftar item yang dihasilkan secara acak, termasuk senjata dan perlengkapan lain dengan beragam kelangkaan, yang akan digunakan dalam gim yang akan dirancang oleh komunitas daringnya. Item ini adalah NFT barang koleksi yang gratis sepenuhnya (selain dari biaya gas yang terkait). Loot masih dalam pengembangan dan tidak ada detail lebih lanjut mengenai properti item yang dicetak dalam kantong rampasan untuk saat ini.
Gim yang memanfaatkan NFT baru saja memulai persiapan. Terdapat sejumlah gim berbasis blockchain yang akan dirilis pada akhir 2021 dan 2022, termasuk Thunder Lands, Idle Cyber, Sipher, dan MetaWars.
3. NFT Merambah ke Hollywood
Salah satu perubahan lebih besar yang disebabkan oleh pandemi Covid-19 adalah model bagi studio untuk merilis dan memonetisasi film baru, karena film populer sekalipun kini langsung masuk ke streaming. Industri pertelevisian juga mengalami perubahan yang serupa dan sedang menyesuaikan diri dengan popularitas kebiasaan menonton streaming yang nonlinier.
Streaming telah merevolusi pengiriman konten dengan sepenuhnya. Namun, apakah memiliki pihak penengah yang mengontrol konten yang dapat dan tidak dapat ditonton benar-benar merupakan masa depan hiburan? Beberapa ahli kripto berpendapat bahwa NFT adalah masa depan berikutnya yang dapat merubah cara konten dikonsumsi.
NFT memungkinkan cara yang sepenuhnya baru untuk memonetisasi, menjual barang dagang, dan menggalang dana untuk proyek film/TV. Beberapa nama industri besar sudah mulai merilis acara TV NFT, termasuk:
GenZeroes:GenZeroes adalah serial TV NFT live-action (aksi langsung) yang diproduksi oleh House of Kibaa yang akan dirilis pada Maret 2022. Perilisan NFT dan episode acara ini hanya dapat dilihat dengan membeli NFT. Tergantung pada tingkat NFT yang dibeli, penonton akan menerima akses ke serangkaian manfaat, seperti buku komik grafis, barang koleksi eksklusif, dan bahkan sebagian kepemilikan dari acara tersebut.
Stoner Cats: Serial web animasi dewasa, yaitu Stoner Cats (menampilkan kucing yang sakau), berhasil mengumpulkan $8,4 juta dalam penjualan NFT yang memberikan hak eksklusif kepada pemiliknya untuk menonton episode dari acara tersebut. NFT-nya yang berfungsi sebagai tiket seumur hidup untuk melakukan streaming acara tercatat telah terjual habis hanya dalam waktu 30 menit. Hal ini disebabkan oleh pemeran acara yang diproduseri oleh Mila Kunis ini penuh dengan tokoh populer, seperti Chris Rock, Ashton Kutcher, Jane Fonda, dan bahkan kreator Ethereum Vitalik Buterin.
Dominion X: Acara TV NFT lain yang sedang diproduksi adalah Dominion X, yaitu serial stop-motion (gerak henti) yang dibuat oleh Steve Aoki dan para kreator Robot Chicken. Proyek ini memperoleh pendanaan untuk episode pilot setelah menjual 500 NFT Dominion X hampir secara instan. Namun, tidak seperti NFT Stoner Cats, NFT Dominion X adalah cuplikan dari episodenya, bukan tiket untuk melakukan streaming acara. Hak Dominion X akan tetap dijual kepada distributor seperti Netflix atau Fox, dan tidak ada jaminan bahwa episode pilot akan berhasil.
NFTme: NFTme adalah serial TV dokumenter yang dijadwalkan akan dirilis pada Q1 2022 yang menyoroti industri NFT yang berkembang dengan menampilkan merek, kreator, pelopor, dan pengusaha NFT. Tujuan serial ini adalah untuk mengedukasi masyarakat tentang inovasi, kolaborasi, dan kreativitas yang muncul dari bidang NFT. Proyek ini mencakup penjualan 52 NFT utilitas eksklusif yang memberikan akses VIP kepada pemiliknya ke acara langsung NFTme.
Acara TV NFT hanyalah salah satu bagian. Terdapat juga acara TV yang bukan NFT, tetapi didasarkan pada karakter NFT, seperti serial TV Robotos yang dikembangkan oleh Time Studios, serta studio produksi film dan TV Time Magazine.
Beberapa acara TV dan proyek film menggunakan NFT untuk memperoleh pendanaan, seperti Men of the House yang episode pilotnya didanai sepenuhnya oleh penjualan NFT. Aktris Jennifer Esposito (NCIS, The Boys, Crash) memanfaatkan NFT untuk mendanai debutnya yang mendatang sebagai sutradara dari Fresh Kills. Film kriminal dengan skenario yang ditulis oleh Esposito ini didanai melalui IPO sekuritas senilai $3,5 juta di bursa Upstream.
Sutradara Clerks Kevin Smith mengumumkan pada April 2021 bahwa dia akan berpartisipasi dalam eksperimen NFT dengan melelang film horor mendatangnya, yaitu Kilroy Was Here, sebagai NFT. Berdasarkan pernyataan dari Smith, studio yang membeli NFT film ini dapat memonetisasinya secara tradisional atau bahkan memilih untuk tidak pernah menayangkannya.
NFT juga telah masuk ke TV secara harfiah, seiring Samsung baru saja mengumumkan “Platform Agregasi NFT” dalam model TV pintar terbarunya (model , dan The Frame TV) yang dijadwalkan akan dirilis pada 2022. Penonton dapat menggunakan fitur ini untuk menelusuri NFT yang dijual di beberapa lokapasar dan bahkan membelinya secara langsung menggunakan TV mereka.
Hal ini merupakan dukungan yang besar untuk bidang NFT dan mungkin merupakan tanda yang paling jelas bahwa NFT dan sektor hiburan akan menjadi lebih terjalin di masa depan.
4. Menyanyi bersama NFT Musik
Industri musik juga ikut dalam euforia NFT. Sudah menjadi rahasia umum bahwa musisi sulit menghasilkan dalam sistem saat ini, karena artis hanya dibayar sepersekian sen per streaming. Musisi independen beralih ke NFT sebagai model keuangan baru yang menawarkan lebih banyak kebebasan dalam berkreasi. Tren pada tahun 2022 tampaknya adalah lebih banyak album dan lagu NFT.
Musisi Daniel Allan yang baru saja ditampilkan di Time Magazine adalah salah satu artis yang tercatat telah menjual salinan digital dari lagunya sebagai NFT masing-masing seharga ribuan dolar. Allan, yang membuat musik elektro-pop, menggunakan platform seperti Glass untuk menampilkan karyanya. Glass adalah platform streaming video yang memuat video sebagai NFT yang dimiliki oleh para kreator yang dapat memutuskan cara konten dimonetisasi tanpa pihak penengah.
Perkembangan lainnya dalam industri musik mencakup NFT Band Royalty yang memungkinkan para pecinta musik untuk menghasilkan bagian dari pendapatan yang diperoleh setiap kali sebuah lagu dalam katalog platform dimainkan. Band Royalty tercatat memiliki 3.000 NFT di platformnya dengan tujuan jangka panjang memiliki total 12.000 NFT dalam 18 bulan ke depan.
Contoh terkenal untuk artis yang berhasil menjual album NFT adalah DJ 3LAU yang merilis album kripto senilai $11,6 juta dalam waktu kurang dari 24 jam. Produser EDM ini menjual 33 NFT unik dari albumnya, yaitu Ultraviolet, dalam sebuah pelelangan yang dia umumkan di Twitter. Proyeknya yang berikutnya adalah platform musik berbasis NFT yang disebut Royal yang memungkinkan penggemar untuk membeli NFT untuk berbagi royalti yang didapatkan oleh musisi favorit mereka.
Artis ternama lainnya yang telah menunjukkan minat dalam NFT mencakup Meek Mill yang mengumumkan di tahun lalu bahwa dia akan merilis album kompilasi NFT pada tahun 2022. Kings of Leon juga merilis album NFT (When You See Yourself). Band ini menerbitkan tiga jenis token: Token pertama merupakan kemasan album spesial, token kedua menawarkan keuntungan seperti kursi konser baris depan seumur hidup, dan token ketiga berisi seni audiovisual eksklusif.
Seperti yang dapat dilihat dari contoh di atas, rumus baru ini telah mengalami uji coba untuk meraih keberhasilan. Tidak heran jika lebih banyak artis ternama mulai merilis versi NFT dari album mereka seiring label rekaman mengikuti euforia NFT.
5. Mengambil Pinjaman Menggunakan NFT
Mungkin tampaknya potensi kegunaan yang baik untuk NFT hanyalah dalam seni digital, media, dan gim, tetapi sebenarnya NFT melampaui gim bermain untuk mendapatkan dan gambar profil kartun yang sangat mahal. Salah satu kegunaan yang sedang populer adalah pinjaman NFT. Para investor memanfaatkan NFT dan koleksi NFT mereka dengan menggunakannya sebagai jaminan guna memperoleh pinjaman untuk keadaan darurat dan investasi potensial yang baru.
Beberapa platform DeFi (keuangan terdesentralisasi) diluncurkan pada tahun 2021 untuk memfasilitasi pinjaman menggunakan NFT sebagai jaminan. Misalnya, Arcade adalah platform DeFi yang menawarkan pinjaman yang didukung NFT. Pengambil dan pemberi pinjaman harus menyetujui ketentuannya terlebih dahulu sebelum koleksi dikunci dalam akun eskro yang difasilitasi oleh kontrak pintar yang diterapkan oleh Arcade. NFT tetap terkunci dan tidak dapat diambil hingga pinjaman dibayarkan sepenuhnya atau gagal dibayar.
Per bulan Januari 2022, Arcade tercatat mendukung 50+ koleksi NFT yang memiliki “sejumlah nilai terhadapnya”, termasuk avatar NFT dari Bored Ape Yacht Club dan CryptoPunks. Platform ini baru saja meraih $15 juta dalam pendanaan Seri A dari investor kripto terkemuka, termasuk Pantera Capital dan Franklin Templeton.
Platform DeFi lainnya yang populer untuk pinjaman yang didukung NFT adalah NFTfi, yaitu lokapasar tempat pengguna dapat menempatkan NFT sebagai jaminan atau menawarkan pinjaman kepada pengguna lain. Token ERC-721 dapat digunakan sebagai jaminan untuk mendapatkan pinjaman dalam ETH. Setelah pinjaman dilunasi, NFT ditransfer kembali ke pengambil pinjaman. Jika pinjaman gagal dibayar, maka aset akan ditransfer ke pemberi pinjaman.
6. Segera Hadir di Merek Ternama yang Anda Kenal
Merek di semua industri telah menemukan cara yang kreatif untuk melibatkan NFT. Merek makanan seperti Campbell’s, McDonald’s, dan Taco Bell, serta merek busana seperti Gucci, Nike, dan Louis Vuitton menjadi yang terdepan dengan merilis barang koleksi NFT edisi terbatas sebagai cara untuk membangun loyalitas terhadap merek, mendorong keterlibatan di media sosial, menghasilkan aliran pendapatan baru, dan menggalang dana untuk amal.
Misalnya, Pringles® telah membuat CryptoCrisp, yaitu koleksi digital edisi terbatas berisi keripik bertema kripto dengan “rasa virtual”. NFT yang dibatasi sebanyak 50 versi saja ini merupakan file MP4 yang menampilkan animasi kaleng Pringles emas berputar dengan rasa “CryptoCrisp”.
Harga NFT CryptoCrisp dimulai pada 0,0013 ETH atau sekitar $2 yang merupakan harga kaleng Pringles biasa. NFT ini kini tersedia dengan harga mulai dari 4 ETH di OpenSea dan Rarible.
Contoh yang lebih menghibur, mengingat kelangkaan tisu toilet akibat pandemi baru-baru ini, adalah koleksi NFT Procter & Gamble (P&G) yang menampilkan gulungan tisu toilet Charmin®. Setiap NFT disertai dengan tampilan fisik yang dapat digunakan orang untuk memamerkan tisu toilet NFT mereka “di kamar mandi berdampingan dengan gulungan yang asli”. P&G mendonasikan semua hasil penjualan dari pelelangan NFT ke Direct Relief, yaitu yayasan amal kemanusiaan yang menyediakan sumber daya medis kepada ahli kesehatan.
Menggunakan NFT untuk menghasilkan nilai merek telah menjadi strategi terbaru dalam buku panduan pemasaran dari sejumlah merek ternama, yaitu tren yang akan terus berlanjut di tahun 2022. Akan ada lebih banyak NFT khusus merek yang akan dirilis oleh perusahaan dalam setiap industri seiring pemasar mulai menjelajahi peluang pencitraan kreatif di metaverse.
Kesimpulan tentang Tren NFT
Kepemilikan NFT jelas meningkat dan merevolusi cara kita menangani seni digital dan blockchain dengan cepat. Masa depan NFT penuh dengan kemungkinan, karena teknologi ini terus berevolusi dari kegunaan dasar dan eksperimental ke kegunaan yang lebih bermakna. Bahkan, sementara Anda membaca kesimpulan artikel ini, proyek NFT baru dengan penerapan yang baru sedang bermunculan. Bayangkan saja: Tiket NFT, streaming NFT… kemungkinannya tak terhitung jumlahnya.
Salah satu tren NFT yang konsisten di sepanjang tahun lalu adalah pertumbuhan yang stabil dan popularitas yang terus meningkat. Untuk menjadi bagian dari gelombang baru ini, baca panduan kami tentang membuat NFT, lalu mulai di Lokapasar NFT Bybit.
Tidak Ada Spam. Hanya sekumpulan informasi yang menarik dan terkini dalam semesta kripto