Ringkasan AI
Tampilkan Lebih Banyak
Pahami konten artikel dengan cepat dan ukur sentimen pasar hanya dalam 30 detik!
Pada hari Kamis, pasar kripto yang lebih luas telah kehilangan sedikit momentum pemulihannya akibat pengumuman Federal Reserve Amerika Serikat terkait kenaikan suku bunga sebesar 50 basis poin yang diprediksi akan terjadi pada bulan Mei. Sejauh ini, kebijakan moneter yang agresif semacam itu telah menjadi rintangan yang cukup besar bagi aset berisiko. Alhasil, setelah sempat singgah di level $43.000, BTC harus kembali ke level $40.000 dan menghilangkan jejak kenaikannya dalam beberapa hari terakhir. Saat artikel ini ditulis, BTC tengah menetap di atas level $40.000 setelah mencatat kerugian sebesar 2,6% dalam 24 jam terakhir.
Hanya dalam waktu satu hari, level dukungan sebelumnya di $41.000 juga telah berubah menjadi resistansi overhead. Jika gagal mengatasi resistansi tersebut, maka mata uang kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar tersebut berpotensi untuk semakin anjlok ke kisaran $39.200 hingga $40.000. Terlepas dari berbagai hambatan jangka pendek yang sedang terjadi, sejumlah metrik on-chain berhasil membawa kabar yang positif. Grafik berisi data kepemilikan BTC menunjukkan bahwa saat ini, para whale (entitas yang memiliki lebih dari 1000 BTC) telah mengakumulasi BTC selama satu bulan penuh. Selain itu, perubahan jumlah kepemilikan BTC mereka juga tengah mendekati level yang terakhir kali terlihat di bulan Januari 2022, setelah pasar BTC mencapai titik terendahnya.
Mari mengalihkan pandangan sejenak dari BTC. Di pasar altcoin, ETH telah mengalami penurunan 3% dari nilai pasarnya. Alhasil, ETH tengah diperdagangkan di atas batas psikologis $3.000. Tidak hanya itu, altcoin utama lainnya juga sedang tenggelam dalam lautan merah dengan dipimpin oleh NEAR. Di lain sisi, kabar baik datang dari Aave V3, atau yang dikenal sebagai versi perbaikan dari pasar uang Aave. Dalam beberapa waktu terakhir, TVL Aave V3 meroket setelah berhasil meluncurkan program penambangan likuiditasnya di Avalanche.
Menurut Chainalysis, perusahaan analitik blockchain, investor kripto telah menikmati tahun yang sarat akan keuntungan. Faktanya, para investor kripto telah berhasil mengantongi $162,7 miliar dari keuntungan terealisasi mereka di tahun 2021. Sejatinya, angka tersebut bahkan telah menunjukkan kenaikan sebesar 400% dibandingkan tahun sebelumnya! Menariknya, 27% dari total keuntungan tersebut (berjumlah sekitar $47 miliar) telah berhasil diraup oleh investor asal Amerika Serikat. Selain itu, laporan Chainalysis juga mengungkap bahwa sebagian besar keuntungan tersebut (sekitar 93%) berasal dari BTC dan ETH.
Tidak Ada Spam. Hanya sekumpulan informasi yang menarik dan terkini dalam semesta kripto