Ringkasan AI
Tampilkan Lebih Banyak
Pahami konten artikel dengan cepat dan ukur sentimen pasar hanya dalam 30 detik!
Mendekati pertengahan minggu pertama di tahun 2022, saat ini pasar kripto yang lebih luas terlihat sedang berkonsolidasi dalam rentang yang ketat. Pada Rabu dini hari, setelah gagal menembus level resistansi $47.500, BTC anjlok ke bawah zona dukungan $46.000 dan kembali mencapai level terendah lokalnya di $45.500. Sejak saat itu, aset kripto tersebut kembali mendapatkan dukungannya di level $46.000 dan kini tengah mengonsolidasikan kerugiannya di bawah rata-rata pergerakan 100 jam. Tampaknya, kali ini ETH bernasib lebih baik karena baru saja mengalami peningkatan marjinal sebesar 1,75% dari 24 jam yang lalu.
Pada saat yang bersamaan, sebagian besar aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar terlihat mempertahankan fluktuasi harga mereka dalam rentang yang tidak ekstrem. Jika kita berbicara mengenai fluktuasi harga, muncul indikasi bahwa BTC akan mengalami fluktuasi yang ekstrem dalam waktu dekat. Minat terbuka BTC yang naik ke level tertingginya pada bulan November tahun lalu mengindikasikan semakin banyaknya posisi leverage yang mulai dibangun.
Pada satu titik, kondisi tersebut mengisyaratkan bahwa pasar kripto akan mengalami tekanan yang potensial dari dua arah dalam waktu dekat. Di sisi lain, TVL beberapa solusi penskalaan L2 terus meningkat dalam protokol mereka. Jika kita menengok kembali ke belakang, 2021 adalah tahun pertumbuhan yang istimewa bagi sebagian besar rantai L1.
Sekarang, dengan banyaknya proyek penskalaan L2 seperti Arbitrum, Optimism, dan zkSync yang berencana untuk merilis token pada Q1 tahun ini, 2022 mungkin akan menjadi momen yang paling tepat bagi ekosistem L2 untuk menunjukkan sinarnya. Insentif token kemudian akan menjadi elemen yang sangat penting, sehubungan dengan kemampuan proyek-proyek L2 tersebut untuk mengumpulkan TVL yang lebih besar. Selain itu, jembatan likuiditas L2 juga memiliki peran yang tak kalah pentingnya untuk mengatasi masalah ketersediaan likuiditas lintas rantai dan fragmentasi infrastruktur.
Diprakarsai oleh People's Bank of China (PBOC), sulit dimungkiri bahwa program percontohan mata uang digital Tiongkok memang bergerak dengan sangat cepat. Dengan merilis dompet e-CNY untuk diunduh oleh publik, pemerintah Tiongkok menggratiskan penggunaan aplikasi percobaan yuan digital yang tadinya bersifat eksklusif, di kota-kota yang dipilih untuk mengikuti program percontohan. Aplikasi tersebut juga akan tersedia untuk orang asing pada Olimpiade Musim Dingin yang dijadwalkan akan berlangsung pada bulan Februari. Mengingat jumlah populasi Tiongkok sangat besar, yaitu sekitar 1,4 miliar, tak pelak program percontohan itu pun menjadi tes terbesar yang disponsori oleh negara untuk mata uang digital bank sentral (CBDC).
Tidak Ada Spam. Hanya sekumpulan informasi yang menarik dan terkini dalam semesta kripto