Ringkasan AI
Tampilkan Lebih Banyak
Pahami konten artikel dengan cepat dan ukur sentimen pasar hanya dalam 30 detik!
Senin lalu, pasar kripto yang lebih luas melanjutkan konsolidasi berombaknya dalam rentang yang sempit karena rupanya, investor memilih untuk menunggu arah pasar berikutnya dan tidak melanjutkan fase saat ini. Meski demikian, tampaknya momentum reli jangka pendek BTC kembali terjadi setelah nilai aset kripto tersebut anjlok sesaat pada Selasa dini hari (jam perdagangan Asia). Saat artikel ini ditulis, nilai mata uang kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar tersebut berangsur naik ke atas level $46.500 setelah mencatat peningkatan sebesar 1,1% dalam 24 jam terakhir.
Secara khusus, resistansi overhead langsung BTC saat ini berada pada kisaran $46.700 hingga $47.000. Artinya, breakout yang nyata di atas level tersebut kemungkinan besar akan menginisiasi putaran baru reli dengan momentum kenaikan yang lebih kuat. Di sisi lain, skor tren akumulasi BTC on-chain menunjukkan bahwa entitas di kedua kutub kepemilikan telah mengumpulkan BTC dengan penuh keyakinan dalam beberapa minggu terakhir. Small-timer retail (yang memegang kurang dari 100 BTC) terlihat mulai menumpuk BTC sejak akhir Januari tahun ini, sementara pemain-pemain institusional besar seperti Luna Foundation Guard (LFG) yang mengumpulkan 30.000 BTC dalam hitungan minggu, juga masih terus memperkaya asetnya dalam dua minggu terakhir.
Sementara itu, beberapa pasokan BTC juga telah diserap oleh jaringan Ethereum dalam bentuk BTC yang dibungkus (wrapped BTC/WBTC). Sejak mencapai posisi terendah pasar yang baru pada 22 Januari 2022, pasokan WBTC telah bertumbuh sebanyak 12.500, mengisyaratkan terus meningkatnya permintaan BTC sebagai jaminan dalam ruang keuangan terdesentralisasi (DeFi). Pada saat yang bersamaan, ETH juga mengalami peningkatan marginal sebesar 0,5% dari 24 jam yang lalu.
Setali tiga uang dengan BTC, saldo ETH di seluruh bursa utama anjlok ke level terendah multibulannya, mengindikasikan menguatnya keyakinan dalam diri pelaku pasar terkait potensi reli ETH dalam waktu dekat. Di lini altcoin, keberagaman performa altcoin terpampang jelas. Meski cukup banyak token L1 teratas yang tenggelam dalam lautan merah, beberapa token lain, seperti ADA, berhasil mempertahankan momentum reli mereka di tengah stagnasi yang tengah menghantui pasar secara umum.
Pada hari Senin, pendiri SpaceX sekaligus CEO Tesla yang terkenal, Elon Musk, mengumumkan keputusannya untuk membeli 9,2% saham pasif Twitter. Meski saham Musk di Twitter diklasifikasikan sebagai saham pasif, keterlibatan berkelanjutan Musk dalam mengembangkan platform media sosial tersebut, baik yang berkaitan dengan advokasi kebebasan berpendapat maupun kepemimpinan gagasan terkait kripto, tidak bisa disebut pasif, terutama karena Musk sangat aktif mengunggah beragam cara yang ia harap dapat memperbaiki fungsionalitas serta antarmuka pengguna Twitter. Tak lama setelah keputusan tersebut diumumkan, saham Twitter melonjak 27% sebelum pasar dibuka. Di pasar kripto, nilai koin meme DOGE yang memiliki korelasi sangat erat dengan Musk juga melonjak sebesar 9% sesaat setelah pengumuman tersebut. Saat artikel ini ditulis, momentum reli token spekulatif itu telah mendingin, meski harganya tetap mampu bertahan di atas level $1,5.
Tidak Ada Spam. Hanya sekumpulan informasi yang menarik dan terkini dalam semesta kripto