Ringkasan AI
Tampilkan Lebih Banyak
Pahami konten artikel dengan cepat dan ukur sentimen pasar hanya dalam 30 detik!
Di sepanjang akhir pekan, pasar kripto yang lebih luas terus berjuang untuk mempertahankan momentum pemulihannya. Hal ini disebabkan oleh berbagai ketegangan geopolitik yang terus terjadi, serta potensi kenaikan suku bunga setengah poin yang dampaknya mulai dirasakan oleh para investor aset kripto. Alhasil, saat artikel ini ditulis, BTC gagal untuk menetap di atas level psikologis $40.000 setelah mengalami penurunan dalam dua hari berturut-turut.
Mata uang kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar tersebut juga tengah berjuang untuk mempertahankan level $39.000 setelah mencatat kerugian sebesar 1,27% dalam 24 jam terakhir. Berdasarkan grafik per jam BTC, beberapa indikator teknis utama juga menunjukkan adanya pembentukan bearish jangka pendek, serta kemungkinan terjadinya penurunan lebih lanjut ke level $37.500 hingga $38.800 jika BTC gagal untuk bertahan. Di sisi lain, kabar baik datang dari level makro. Data yang ada berhasil menunjukkan bahwa arus modal yang masuk ke pasar kripto masih tetap kuat.
Sejauh ini, investasi pemodal ventura yang sudah diberikan ke ruang kripto di tahun 2022 telah mencapai angka $17 miliar, dengan lebih dari 1.000 kesepakatan. Selain itu, tahun ini juga diwarnai oleh pencatatan rekor baru seiring dengan tercapainya kesepakatan median tertinggi yang sudah menyentuh angka $4,5 juta. Setali tiga uang dengan BTC, ETH telah mengalami penurunan setelah gagal mempertahankan nilainya di level $3.000. Saat artikel ini dituls, ETH tengah diperdagangkan di bawah level $2.900 setelah mencatat kerugian 2,7% dalam satu hari. Sebagian besar altcoin utama juga tenggelam di lautan merah, dengan dipimpin oleh NEAR, token L1 dengan performa terbaik di bulan Maret yang mengalami penurunan signifikan sebesar 7,6% dalam waktu 24 jam.
Saat ini, dampak sikap hawkish Federal Reserve Amerika Serikat terkait pembatasan inflasi mulai dirasakan oleh pasar kripto yang lebih luas. Sebelumnya, reaksi pasar kripto terhadap kebijakan moneter semacam itu selalu tertinggal di belakang aset tradisional. Secara khusus, dampak ini tampaknya sangat dirasakan oleh BTC. Di samping harga spot BTC yang terus menurun, tingkat pendanaan dalam pasar pun terus anjlok di sepanjang akhir pekan. Sementara itu, dalam pasar opsi, struktur jangka keseluruhan telah bergerak ke atas dari titik awal yang terbilang rendah. Hal ini menunjukkan adanya potensi lonjakan tingkat volatilitas di pasar kripto dalam waktu dekat.
Manajer aset Grayscale melakukan upaya baru untuk mendorong disetujuinya konversi Bitcoin Trust (GBTC) senilai $40 miliar milik perusahaan tersebut menjadi Dana Pertukaran Dagang atau ETF oleh Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC). Dalam sebuah surat yang dikirim ke SEC pekan lalu, penasihat hukum Grayscale menyatakan bahwa persetujuan yang diberikan oleh SEC terkait Pendanaan Futures Teucrium BTC di bawah Undang-Undang Nomor 33 & 34 telah menjadi dasar bagi SEC untuk mempertimbangkan kembali persetujuan terkait ETF berbasis spot dari Grayscale. Selain itu, CEO Grayscale, Michael Sonnenshein, juga akan membawa masalah ini ke jalur hukum jika SEC menolaknya.
Tidak Ada Spam. Hanya sekumpulan informasi yang menarik dan terkini dalam semesta kripto