Ringkasan AI
Tampilkan Lebih Banyak
Pahami konten artikel dengan cepat dan ukur sentimen pasar hanya dalam 30 detik!
Bitcoin memelesat melampaui level $69.000 menyusul lonjakan indeks harga konsumen (consumer price index/CPI) yang baru pertama kalinya terjadi di Amerika Serikat. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa narasi lindung nilai terhadap kenaikan biaya Bitcoin masih kuat bergaung di tengah spiral inflasi yang saat ini sedang berlangsung. Secara khusus, ini merupakan laju tahunan tercepat CPI sejak tiga dekade lalu; meningkat 0,9% dari bulan September dan 6,2% dari bulan Oktober 2020. Kenaikan laju CPI ini telah melampaui perkiraan banyak ekonom dan membuat banyak pelaku pasar meragu akan diagnosis prematur The Fed terkait inflasi "sementara". Setelah laporan CPI dirilis, tampak adanya lonjakan ekstrem bunga terbuka di seluruh bursa (mayoritas pada pembeli/long) karena pasar spot mampu mendorong penemuan harga ke atas level $69.000. Namun, dalam hitungan jam, BTC tiba-tiba mundur ke level $62.000 akibat adanya berita bearish di pasar keuangan yang lebih luas. Koreksi tiba-tiba tersebut menghilangkan beberapa posisi leverage berlebih, yang mungkin terbukti sehat bagi kondisi pasar kripto yang lebih luas di masa depan.
Twitter has announced a new crypto team dedicated to exploring the infinite possibilities Twitter mengumumkan pendirian tim kripto baru yang secara khusus didedikasikan untuk mengeksplorasi kemungkinan tak terbatas dalam ruang aplikasi terdesentralisasi. Diberi julukan Twitter Crypto, tim baru ini ada untuk menggabungkan teknologi terdesentralisasi ke dalam berbagai produk dan infrastruktur pada platform Twitter. Langkah yang ditujukan untuk memberikan lebih banyak kontrol dan otonomi terhadap pengguna akan aktivitas yang mereka lakukan di Twitter ini, sejatinya merupakan respons yang tepat waktu terhadap meningkatnya permintaan pasar akan adanya ruang media sosial yang lebih terdesentralisasi
Tidak Ada Spam. Hanya sekumpulan informasi yang menarik dan terkini dalam semesta kripto