Ringkasan AI
Tampilkan Lebih Banyak
Pahami konten artikel dengan cepat dan ukur sentimen pasar hanya dalam 30 detik!
Pada Kamis pagi (jam perdagangan Asia), momentum kenaikan kuat pasar kripto yang dimulai pada hari Senin dihentikan setelah Federal Reserve AS mengonfirmasi bahwa kenaikan suku bunga yang direncanakan tampaknya akan dimulai bulan ini. Belum diketahui secara pasti mengenai dampak yang ditimbulkan dari kenaikan suku bunga yang akan segera terjadi, ditambah situasi geopolitik yang semakin memanas di Eropa Timur akan memengaruhi kepercayaan investor terhadap pasar kripto atau tidak. Oleh karenanya, situasi tersebut perlu dimonitor secara cermat.
Jika dilihat sekilas, pergerakan harga akhir-akhir ini, tentunya tidak cukup untuk menentukan arah pasar kripto berikutnya secara pasti. Akan tetapi, pergerakan harga tersebut menunjukkan bahwa kini banyak mata uang kripto utama (pada saat artikel ini ditulis) yang stabil, yaitu berada di atas level dukungan masing-masing. Misalnya, saat ini BTC mengonsolidasikan kerugiannya di atas level dukungan $43.000 setelah kehilangan 1,7% dari nilainya dalam 24 jam terakhir. Garis tren bullish dengan basis di dekat level $42.500 pun terbentuk pada grafik per jam BTC, meski masih ada kemungkinan bahwa mata uang kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar dapat kembali ke level dukungan sebelumnya jika gagal menghapus resistansi di dekat level $44.200.
Pada akhirnya, jika mengacu kepada data on-chain untuk bulan Februari, kita dapat memahami dengan lebih baik betapa suramnya bulan lalu. Total volume on-chain yang disesuaikan, proxy dari throughput (keluaran) ekonomi, mengalami penurunan sebesar 6% sejak bulan lalu, sedangkan total pendapatan bulanan penambang Bitcoin pun mengalami penurunan yang signifikan, yaitu sebesar 13% dari pendapatan tertinggi di bulan Januari. Selanjutnya, tingkat penerbitan stablecoin pun melambat, dengan total pasokan stablecoin yang mengalami pertumbuhan hanya sebesar 9% sejak awal tahun 2022.
Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC), yang selama ini selalu bersikap keras terhadap peraturan yang berkaitan dengan kripto, kini tengah menyelidiki kemungkinan pelanggaran peraturan di ruang NFT oleh kreator NFT. Pada dasarnya penyelidikan SEC itu sendiri berfokus pada penentuan kalau-kalau proyek NFT tertentu digunakan untuk mengumpulkan dana seperti sekuritas tradisional. Alhasil, unit penegakan SEC telah mengeluarkan subpoena (panggilan pengadilan secara paksa) ke berbagai proyek NFT selama beberapa bulan terakhir guna mengumpulkan informasi mengenai kemungkinan proyek tersebut harus didefinisikan sebagai variasi baru dari sekuritas yang tidak terdaftar.
Tidak Ada Spam. Hanya sekumpulan informasi yang menarik dan terkini dalam semesta kripto