Ringkasan AI
Tampilkan Lebih Banyak
Pahami konten artikel dengan cepat dan ukur sentimen pasar hanya dalam 30 detik!
Pada Rabu dini hari (jam perdagangan Asia), satu langkah kilat membawa BTC menembus level resistansi $40.000 dan dalam hitungan menit, aset kripto tersebut berhasil mencapai level $41.700 sebelum keuntungan tersebut berbalik drastis satu jam setelahnya. Saat artikel ini ditulis, mata uang kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar tersebut terlihat stabil di atas level kunci $39.000, level dukungan utama di dekat garis tren bullish yang baru saja ditetapkan hari ini. Jika tidak mampu bertahan di level tersebut, kemungkinan besar BTC akan kembali ke rentang perdagangan di atas level $38.000.
Sementara itu, korelasi antara BTC dan ETH juga meningkat dari 0,78 menjadi 0,9, mengindikasikan bahwa pasar kripto saat ini tengah terganggu oleh sentimen "penghindaran risiko" yang membuat investor enggan beralih ke altcoin. Namun, berbeda dengan BTC, ETH mengalami volatilitas yang relatif lebih minim dalam 24 jam terakhir dan saat artikel ini ditulis, mata uang kripto nomor dua berdasarkan kapitalisasi pasar tersebut tampak menetap di atas level $2.600. Pada saat yang bersamaan, sebagian besar altcoin utama kembali memasuki zona hijau, terkecuali LUNA yang kali ini harus merugi akibat kehilangan 6% nilai pasarnya dalam 24 jam terakhir.
Meski demikian, kita tidak bisa mengabaikan fakta bahwa UST, stablecoin dalam ekosistem Terra, telah mengalami pertumbuhan yang sangat mengesankan dalam beberapa bulan terakhir. Faktanya, aset tersebut telah bertumbuh secara signifikan, yaitu sebesar 44% YTD, pun memiliki cadangan sebesar $4,4 miliar sehingga saat ini berhasil menduduki peringkat kedua dalam hal pasokan. Pada akhirnya, kondisi pasar derivatif saat ini mencerminkan keheningan yang lazimnya diikuti oleh badai, terutama karena aktivitas di pasar futures terlihat sangat lesu, sementara basis futures tetap terlihat stabil, setidaknya dalam dua minggu terakhir.
Menurut Mark Zuckerberg, token yang tidak dapat dipertukarkan (non-fungible tokens/NFT) akan segera hadir di Instagram. Pada konferensi South by Southwest (SXW) yang berlangsung di Austin, CEO sekaligus pendiri Meta yang namanya tak lagi asing di telinga Anda tersebut mengumumkan rencananya untuk mengintegrasikan NFT dengan aplikasi berbagi foto dan video milik salah satu anak perusahaannya, yaitu Instagram.
Kemudian, ia juga menyatakan bahwa dalam waktu dekat (kira-kira beberapa bulan ke depan), pengguna Meta akan memiliki kapabilitas untuk "mencetak sesuatu dalam lingkungan tersebut". Seharusnya, ketertarikan Instagram terhadap NFT dan konsep metaverse tidak mengejutkan siapa pun karena tidak bisa dimungkiri, ketertarikan tersebut sangatlah sejalan dengan visi perusahaan induknya, yaitu untuk menciptakan dunia maya yang saling terhubung dan dihuni oleh berbagai aset digital.
Tidak Ada Spam. Hanya sekumpulan informasi yang menarik dan terkini dalam semesta kripto