Apa Itu Opsi 0DTE: Panduan Trading Opsi Nol Hari
Meskipun memperdagangkan opsi zero hari hingga kedaluwarsa bukanlah hal baru, glamorisasinya telah mendapatkan banyak daya tarik, berkat penyebaran tangkapan layar di media sosial yang menampilkan keuntungan dan keuntungan yang mengesankan dari perdagangan derivatif tersebut. Dari perspektif media arus utama, tampaknya trader ritel menjadi semakin tertarik pada derivatif yang sangat volatil, yaitu opsi zero-day.
Menurut studi Bloomberg baru-baru ini, trader ritel mencapai sekitar 40% dari opsi nol hari hingga kedaluwarsa (DTE) saat mereka membeli kontrak terkait S&P 500. Baik didorong oleh rasa takut akan ketinggalan (FOMO) maupun keserakahan, kita mungkin akan melihat seluruh pergeseran pola pikir dalam cara trader ritel merangkul volatilitas opsi 0DTE. Mulai dari memahami potensi keuntungan yang dapat diperoleh dari derivatif yang sangat volatil hingga memahami risiko yang ada saat memperdagangkannya, berikut adalah semua yang perlu Anda ketahui terkait dengan perdagangan opsi zero-day di pasar kripto.
Takeaway Utama:
Opsi zero days to expiration (0DTE), yang sering disebut sebagai "opsi zero-day" atau "opsi zero-DTE", adalah salah satu jenis kontrak derivatif keuangan.
Tidak seperti opsi tradisional yang dapat kedaluwarsa dalam beberapa minggu atau bulan, opsi 0DTE memiliki periode kedaluwarsa hanya dalam satu hari perdagangan.
Karena volatilitasnya yang tinggi dan pergerakan harga yang cepat, opsi zero hari hingga kedaluwarsa tidak direkomendasikan untuk pemula. Disarankan untuk mendapatkan pengalaman dengan strategi opsi tradisional sebelum mencoba memperdagangkan ODTE, yang dianggap sebagai salah satu strategi perdagangan yang lebih canggih yang tersedia.
Apa Saja Nol Hari untuk Opsi Kedaluwarsa?
Dapatkan informasi harian terkait dunia kripto dan perdagangan
Tidak Ada Spam. Hanya sekumpulan informasi yang menarik dan terkini dalam semesta kripto