Apa Aturan Perjalanan (Travel Rule) Kripto dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Aturan Perjalanan ini awalnya diperkenalkan oleh Jaringan Penegakan Hukum Kejahatan Keuangan (Financial Crimes Enforcement Network/FinCEN) sebagai bagian dari aturan transfer dana berdasarkan Undang-Undang Kerahasiaan Bank A.S. pada 28 Mei 1996. Itrequired lembaga keuangan untuk menyampaikan informasi spesifik kepada lembaga berikutnya dalam pengiriman dana tertentu yang melibatkan lebih dari satu lembaga.
Pada tahun 2018, Satuan Tugas Aksi Keuangan (Financial Action Task Force/FATF), sebuah pengawas pencucian uang (ML) global antarpemerintah, dan pendanaan teroris (TF), memasukkan Aturan Perjalanan sebagai bagian dari rekomendasi FATF untuk mengatur aktivitas keuangan yang melibatkan aset virtual.
Pada 28 Oktober 2021, FATF memperbarui dokumen panduannya, yang pertama kali diterapkan pada 2019 untuk pendekatan berbasis risiko, kepada penyedia layanan aset virtual dan aset virtual. Oleh karena itu, bisnis yang melakukan transaksi terkait kripto sekarang tunduk pada Aturan Perjalanan.
Langkah tersebut tidak dapat dihindari, karena meningkatnya kasus penipuan dan tuduhan pencucian uang seputar mata uang kripto seperti Bitcoin dan koin privasi seperti Monero.
Dalam panduan ini, kita akan membahas semua yang perlu Anda ketahui tentang Aturan Perjalanan Kripto, cara kerjanya, dan implikasinya bagi industri mata uang kripto.
Dapatkan informasi harian terkait dunia kripto dan perdagangan
Tidak Ada Spam. Hanya sekumpulan informasi yang menarik dan terkini dalam semesta kripto