Ringkasan AI
Tampilkan Lebih Banyak
Pahami konten artikel dengan cepat dan ukur sentimen pasar hanya dalam 30 detik!
Seiring meningkatnya jumlah orang yang mengandalkan ponsel pintar, komunitas kripto mulai berkembang melampaui penambangan PC. Jaringan Ice merupakan bagian dari generasi baru aplikasi penambangan ponsel. Proyek ini bertujuan untuk mempromosikan masa depan terdesentralisasi dengan memungkinkan setiap orang untuk mengubah ponsel pintar mereka menjadi penambang kripto. Meskipun ide ini menjanjikan, proyek Ice juga menghadapi beberapa kontroversi. Jelajahi panduan ini untuk mempelajari semua tentang Ice, menentukan apakah itu merupakan penipuan, dan memutuskan apakah itu tepat untuk portofolio investasi Anda.
Poin Penting:
Ice adalah protokol penambangan kripto terdesentralisasi yang berbasis pada keterlibatan komunitas dan penggunaan ponsel pintar.
Pengguna dapat menjalankan aplikasi Ice di perangkat ponsel mereka untuk menambang token kripto gratis yang kemudian dapat mereka trade atau simpan.
Ice adalah protokol penambangan kripto terdesentralisasi yang berbasis pada keterlibatan komunitas dan penggunaan ponsel pintar. Setiap pengguna dapat menjalankan aplikasi Ice di perangkat Android atau iOS mereka untuk menambang token kripto gratis yang kemudian dapat mereka trade atau simpan.
Sejak pertama kali meluncurkan produknya pada Juli 2023, Ice secara konsisten berkomitmen pada anonimitas. Mereka tidak merilis detail apa pun tentang siapa yang merancang sistem atau siapa yang berinvestasi dalam protokol tersebut. Menurut akun media sosial Ice, anonimitas ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan privasi tim Ice.
Namun, situs web Ice menyebutkan beberapa detail tentang mereka yang berada di balik proyek ini, dengan menyatakan bahwa timnya terdiri dari lebih dari 20 ahli teknik, sosiolog, dan ekonom. Tim ini dikabarkan telah bekerja selama hampir dua tahun dalam merancang sistem aplikasi terdesentralisasi (DApp) Ice.
Sekilas, tujuan utama Ice mungkin terlihat sebagai penciptaan mata uang digital yang dapat ditambang di ponsel pintar. Hal ini tentu saja merupakan bagian dari tujuannya, yaitu mereka berharap untuk mendorong pengguna untuk menambang kripto meskipun mereka tidak memiliki komputer pribadi yang mahal dengan CPU yang mahal. Dengan menjadikan ponsel pintar sebagai alat penambangan kripto, Ice berharap dapat mendemokratisasi kripto dan menarik lebih banyak pengguna.
Namun, Ice memiliki tujuan yang lebih besar lagi: untuk pada akhirnya membuktikan kegunaan kripto. Dengan memasukkan penambangan kripto dalam ponsel pintar, Ice bertujuan untuk menunjukkan fleksibilitas kripto — dan menunjukkan bahwa kripto yang ditambang dengan cara yang paling aneh sekalipun dapat tetap bernilai.
Proses dasar penggunaan Ice cukup mudah. Setiap anggota Ice dapat mengirimkan kode referral kepada teman-teman mereka untuk mengunduh Ice. Setiap 24 jam, penambang Ice mengetuk tombol di perangkat seluler mereka untuk menambang token dalam sesi penambangan harian. Seseorang dapat menambang dengan teman untuk mendapatkan tingkat bonus 25% dalam sesi harian mereka, dan token terakumulasi dalam wallet yang terhubung pada akun mereka.
Ice berjalan pada fork dari The Open Network (TON ). Blockchainnya dinamakan Ice Open Network (ION), dan membantu mengelola semua kontrak dan melacak token di Ice. Metode penambangan Ice mengandalkan mekanisme konsensus proof of stake (PoS). Metode algoritmik ini tidak memerlukan daya komputasi yang besar dari ponsel Anda, dan lebih hemat energi.
Protokol penambangan kripto Ice hadir dengan berbagai fitur berbeda, yang dapat diakses pengguna melalui jaringan Ice.
Setiap anggota lama yang sudah mulai menambang di jaringan Ice akan bergabung dengan blockchain ION. Jaringan ini menawarkan ruang terdesentralisasi untuk memproses transaksi dan menyimpan informasi, dan menggunakan keamanan bawaan TON untuk membantu menjaga keamanan transaksi.
Salah satu solusi yang sedang dikembangkan oleh jaringan Ice saat ini adalah kedaulatan mandiri. IceID dirancang untuk membuat setiap pengguna bertanggung jawab atas identitas mereka sendiri. Ini menggunakan zero-knowledge proof untuk memastikan keamanan sekaligus memberikan privasi kepada pengguna.
Seperti kebanyakan DApp lainnya, jaringan ICE berharap dapat menyediakan sarana sosialisasi untuk penggunanya. Selain mendapatkan koin, anggota juga dapat berinteraksi. IceConnect berharap dapat menghadirkan kepada pengguna teknik perutean yang dapat mengenkripsi pesan. IceConnect juga berkomitmen untuk menghindari penyensoran, dan memungkinkan ekspresi diri tanpa batas.
IceNet adalah solusi scaling yang membantu jaringan berjalan lebih lancar. Aplikasi ini menyimpan semua konten publik yang dikirim di jaringan tanpa menyimpan data pribadi. Hal ini memastikan bahwa segala sesuatu seperti gambar meme atau video YouTube terkirim dengan cepat sementara info pribadi pengguna tetap terdesentralisasi.
IceVault memberi akses bagi anggota pada penyimpanan berkas terdesentralisasi. Ini menggunakan potongan berkas terenkripsi pada jaringan node yang luas, sehingga data aman dan mudah didapatkan. Jaringan Ice juga menggunakan algoritma kriptografi untuk memberikan keamanan ekstra untuk data.
IceQuery menata ulang basis data sebagai sebuah mesin state. Desain ini memproses transaksi dalam urutan deterministik, sekaligus menggabungkan hashing basis data dan algoritma konsensus anti kesalahan Byzantine. Semua fitur ini digabungkan untuk menciptakan basis data yang sesuai dengan masa depan terdesentralisasi. Hal ini memungkinkan orang untuk menyimpan dan mengambil informasi dengan mulus tanpa harus berhadapan dengan sisi kelemahan sentralisasi.
Ice berencana untuk memiliki sistem tata kelola terdesentralisasi yang memberikan kekuasaan langsung di tangan penggunanya. Mata uang digital ICE memiliki nilai sebagai token pemungutan suara yang dapat digunakan orang untuk menyampaikan suaranya. Pengguna dapat mengirimkan proposal dan memberikan suara ke arah mana mereka ingin jaringan Ice dikembangkan.
Saat ini, Ice masih berada di Fase 1 dari peta jalannya. Timnya telah membangun kerangka kerja blockchain dasar untuk sistem mereka dan melakukan peluncuran publik terbatas untuk pengguna yang memiliki kode referral. Di sisa tahun 2024, harapan jaringan Ice adalah membangun komunitasnya dan menarik lebih banyak pengguna. Melalui aktivitas dan acara, Ice berencana untuk mendorong lebih banyak keterlibatan di jaringan.
Setelah itu, langkah Ice selanjutnya adalah peluncuran mainnet. Hal ini akan memungkinkan lebih banyak orang untuk bergabung dengan Ice, dan juga akan menambah fungsionalitas pada jaringan. Ice berharap dapat menambahkan berbagai fitur seperti trading mata uang digital, pemrosesan pembayaran, dan komunikasi pengguna. Orang nantinya juga akan dapat mengirim dan menerima ICE mulai sekitar bulan Oktober 2024.
ICE, token kripto asli Ice, digunakan untuk berinteraksi dengan jaringan Ice. Pasokan untuk token ini bersifat fluid, dan setiap koin ICE dapat dipecah menjadi satu miliar unit kecil yang disebut "flakes." ICE memiliki sistem distribusi token sederhana: Lima puluh persen dari semua token ICE dialokasikan untuk penambangan komunitas, 35% untuk tim ICE, dan 15% mata uang digital baru dicadangkan di pool komunitas untuk pengembangan pada masa mendatang.
Sejak dirilis, ICE telah menghadapi cukup banyak kontroversi. Ada beberapa postingan X (sebelumnya Twitter) yang menyatakan bahwa jaringan ini adalah sebuah penipuan, karena kurangnya transparansi tentang pembuatnya dan beberapa masalah dengan proyek itu sendiri. Beberapa penyelidik internet percaya bahwa aplikasi ini memiliki koneksi pada server tertentu yang telah menyebarkan malware di masa lalu. Orang juga mencemaskan karena Ice mengharuskan pengguna untuk memberikan akses pada ponsel mereka, padahal masih belum memberikan nilai pada tokennya. Namun, yang lain berpendapat bahwa rumor ini disebarkan oleh pesaing ICE yang merasa tidak puas.
Secara umum, sulit untuk mengatakan diskusi daring mana yang akurat, dan yang lebih memprihatinkan lagi, token ini juga tidak memiliki aplikasi dunia nyata sejauh ini. Setiap orang dapat menambangnya, tetapi jaringan Ice belum mendukung trading, staking, atau pemungutan suara dengan token tersebut. Mata uang digital memiliki nilai yang sangat rendah ketika hanya digunakan untuk spekulasi.
Ada kemungkinan kecil bahwa ICE dapat menarik banyak minat, merilis berbagai fitur baru yang menarik, dan harganya meroket setelah dirilis di bursa. Namun, hal ini tampaknya tidak mungkin. Setiap investor yang ingin mengambil kesempatan di ICE perlu meriset proyek dengan cermat dan menghindari pembelian berlebihan.
Misi Ice untuk menghadirkan penambangan ponsel kepada pengguna ponsel pintar tentu saja menarik. Tim pengembang proyek ini terlihat berkomitmen untuk mengembangkan solusi untuk penambang yang tidak memiliki komputer. Namun, Ice belum menghadirkan aplikasi dunia nyata yang dijanjikannya, dan beberapa pengguna khawatir ini mungkin sebuah penipuan. Meskipun proyek ini terlihat menarik, investor perlu berhati-hati.
#Bybit #BahteraKripto
Tidak Ada Spam. Hanya sekumpulan informasi yang menarik dan terkini dalam semesta kripto