10 Koin Kripto Web 3.0 Terbaik untuk Diamati
Pada tahun 2021, kapitalisasi pasar kripto global mencapai $3 triliun dan memiliki banyak ruang untuk mengalami pertumbuhan lebih lanjut. Setelah kemunculan metaverse yang menggemparkan, kini Web 3.0 pun muncul sebagai istilah baru di dunia kripto. Sementara Web 1.0 dan Web 2.0 mendukung pertumbuhan di dunia internet, Web 3.0 hadir dengan lebih berani dan berfokus pada desentralisasi dengan memberikan lebih banyak kebebasan kepada pengguna untuk mengontrol data mereka. Namun, apa, sih, sebenarnya Web 3.0 itu?
Apa Itu Web 3.0?
[Catatan: Asal usul istilah Web 3.0 and Web3 tidaklah sama, tetapi dalam penggunaan umumnya, kedua istilah tersebut akan selalu digunakan dengan cara yang sama. Namun, untuk menghindari kebingungan para pembaca, pada artikel ini, kami akan menggunakan istilah yang pertama, yaitu Web 3.0.]
Web 3.0 merupakan salah satu istilah baru untuk evolusi signifikan berikutnya dari internet. Web 1.0 berlangsung dari tahun 1990 hingga 2004, ketika sebagian besar situs web statis dan dibuat oleh bisnis. Selama fase ini, orang-orang yang melihat peluang membeli nama domain untuk kemudian dijual dengan harga yang lebih tinggi kepada bisnis yang membutuhkannya.
Web 2.0 merupakan era konten buatan pengguna dan media sosial. Pengguna didorong untuk berinteraksi dan terhubung satu sama lain melalui jejaring sosial, seperti blog, vlog, dan media sosial yang akhirnya menjadi arus utama. Evolusi tersebut diterjemahkan ke dalam jumlah yang lebih besar dari pembuatan konten dengan sebagian besar data dikendalikan oleh sekelompok kecil raksasa teknologi, seperti Google, Microsoft, dan Facebook. Namun, tak pelak pertanyaan seperti "Apakah privasi pengguna aman?" pun bermunculan.
Dapatkan informasi harian terkait dunia kripto dan perdagangan
Tidak Ada Spam. Hanya sekumpulan informasi yang menarik dan terkini dalam semesta kripto