Ringkasan AI
Tampilkan Lebih Banyak
Pahami konten artikel dengan cepat dan ukur sentimen pasar hanya dalam 30 detik!
Kriptografi adalah inti dari mata uang kripto. Tanpanya, tidak akan ada transaksi yang aman dan integritas informasi tidak akan terjaga. Bayangkan ketika melakukan transfer pengguna-ke-pengguna (P2P), data Anda dapat terekspos tanpa enkripsi yang aman dan siapa pun dapat mencoba untuk membaca struktur datanya tanpa mengetahui bahwa datanya telah diubah. Itulah alasan kunci pribadi dan publik penting untuk mengotorisasi transaksi ini.
Meskipun kunci publik dan pribadi sama-sama berusaha untuk mengamankan transaksi, keduanya memiliki perbedaan yang jelas sesuai dengan tujuannya. Jika dibandingkan secara berdampingan, kunci publik digunakan untuk memverifikasi transaksi setelah transaksi diminta. Umumnya, kunci publik juga merupakan alamat untuk menerima mata uang kripto. Sedangkan kunci pribadi yang terkait dengan akun mata uang kripto berfokus dalam mengotorisasi transaksi.
Biasanya, kunci pribadi tidak dibagikan dan hanya pemilik yang mengetahuinya. Dengan kata lain, jika siapa pun yang diberi akses ke kunci pribadi Anda akan memiliki otoritas untuk menguras aset Anda dalam sebuah dompet.
Itulah alasan Anda harus memahaminya dan penyebabnya menjadi begitu penting. Mungkin, alasannya adalah untuk mempelajari cara agar tidak menjadi orang yang terkunci dari jutaan Bitcoin miliknya.
Apa itu Kunci Pribadi dan Publik?
Kunci publik dan pribadi pada dasarnya digunakan untuk mendekripsi pesan yang terenkripsi dalam algoritma matematika yang rumit dalam metodologi kriptografi. Sementara kunci publik dapat didistribusikan secara luas, kunci pribadi yang digunakan dalam konteks kripto dimaksudkan untuk disimpan secara rahasia sebagai kata sandi untuk melindungi aset digital Anda.
Biasanya, kunci pribadi ini bervariasi tergantung pada berbagai jenis mata uang kripto, meskipun hampir semuanya menggunakan enkripsi 256-bit. Contohnya mencakup BTC, ETH, LTC, dan lainnya. Misalnya, kunci pribadi Bitcoin memiliki format dengan nilai berikut:
0x01 dan 0xFFFF FFFF FFFF FFFF FFFF FFFF FFFF FFFE BAAE DCE6 AF48 A03B BFD2 5E8C D036 4140 yang mewakili hampir seluruh rentang nilai 2256-1.
Contoh kunci publik adalah sebagai berikut:
3048 0241 00C9 18FA CF8D EB2D EFD5 FD37 89B9 E069 EA97 FC20 5E35 F577 EE31 C4FB C6E4 4811 7D86 BC8F BAFA 362F 922B F01B 2F40 C744 2654 C0DD 2881 D673 CA2B 4003 C266 E2CD CB02 0301 0001
Kuncinya adalah urutan simbol acak yang tersedia bagi siapa pun (kunci publik) atau yang hanya diketahui oleh pemiliknya (kunci pribadi). Kunci publik digunakan untuk enkripsi, tetapi hanya kunci pribadi yang dapat membantu seseorang mendekripsi informasi tersebut. Oleh karena itu, Anda dapat mengetahui kunci publik jika mengetahui kunci pribadi, tetapi hampir mustahil untuk mengetahui kunci pribadi dengan kunci publik.
Dompet mata uang kripto adalah contoh bagus dari pemanfaatan kunci publik dan pribadi. Dalam konteks dompet, kunci publik adalah alamat pengguna dan kunci ini memberikan titik akses bagi peserta jaringan lainnya untuk mengirim token ke dompet ini. Namun, jika pengguna ingin mengirim kripto dari satu dompet ke dompet lain, dia akan memerlukan kunci pribadi orang tersebut untuk mengonfirmasi transaksi.
Sama seperti masuk ke surel, Anda memerlukan kata sandi. Alamat surel adalah titik tepat bagi peserta jaringan surel lain untuk mengirim pesan. Sedangkan kata sandi diperlukan untuk mendapatkan akses penuh ke akun surel tersebut.
Namun, enkripsi simetris selama ini menjadi jenis enkripsi utama yang mengenkripsi setiap pesan dan mendekripsinya dengan kode (kunci) yang sama. Meskipun begitu, muncul keraguan besar terhadap keamanannya. Oleh karena itu, enkripsi asimetris dirancang untuk mengatasi tantangan keamanan ini dengan sepasang kunci (satu publik dan satu lagi pribadi) yang digunakan secara terpisah untuk mengenkripsi dan mendekripsi pesan.
Berbeda dengan enkripsi simetris yang memiliki satu kunci untuk mengenkripsi dan mendekripsi informasi, kunci publik dan pribadi harus “cocok” dengan data yang dienkripsi. Kunci ini dibuat dan digunakan secara bersamaan. Namun, apa sebenarnya kunci ini?
Metode Kriptografi yang Digunakan dalam Mata Uang Kripto
Terkait dengan kriptografi dalam mata uang kripto, terdapat beberapa metode, termasuk enkripsi simetris, enkripsi asimetris, dan hash.
Hash
Hash dirancang untuk mengenkode alamat akun pengguna guna mengenkripsi transaksi di antara akun. Untuk memastikan enkripsi aman, huruf dan angka acak ditambahkan ke nilai yang disimpan. Tujuan utamanya adalah untuk memitigasi risiko dekripsi yang mudah. Sedangkan nilai yang disimpan adalah sidik jari digital atau nilai hash setelah konversi selesai.
Enkripsi Simetris
Jenis ini merupakan enkripsi yang paling populer dan paling mudah, tetapi efektif. Pesan dienkripsi dengan satu kunci dan kunci ini dapat menjadi identik atau berbeda di antara pihak secara bersamaan. Kemudian, pesan dikirim ke penerima untuk didekripsi setelah diterima dan diverifikasi.
Enkripsi Asimetris
Tidak seperti enkripsi simetris, enkripsi dan dekripsi pesan biasanya mencakup dua kunci, yaitu Kunci Pribadi dan Publik. Kunci publik digunakan untuk memverifikasi transaksi setelah diminta. Sedangkan kunci pribadi digunakan untuk menafsirkan pesan atau transaksi. Konsep ini digunakan untuk mempertahankan autentisitas transaksi dan memitigasi kemungkinan penurunan keamanan. Hal ini juga berarti jika kunci pribadi hilang, tidak ada cara untuk menemukannya. Demikian juga, jika kunci pribadi terekspos, setiap transaksi dapat disalurkan dan tidak dapat ditarik kembali karena sah.
Bagaimana Cara Kerja Kunci Pribadi dan Publik?
Kriptografi kunci publik memiliki dua kegunaan, yaitu identifikasi dan kerahasiaan. Sederhananya, kunci ini dapat dijelaskan dengan cara berikut:
Pengirim mendapatkan kunci publik pemilik alamat.
Pengirim menggunakan kunci ini untuk mengenkripsi informasi.
Pengirim mengirim informasi yang dienkripsi ke pemilik alamat.
Pemilik alamat menggunakan kunci pribadinya untuk mendekripsi data.
Misalnya, Alex (pengirim) ingin mengirim 1 BTC ke Jane (penerima). Alex mengetahui kunci publik Jane dan menggunakannya untuk mengenkripsi transaksi. Jane menerima transaksi dan mendekripsi transfer 1 BTC dari Alex dengan kunci pribadinya. Jane seharusnya menjadi satu-satunya orang yang dapat mengotorisasi transaksi, karena tidak ada orang lain yang mengetahui kunci pribadinya.
Terkait dengan mata uang kripto, kunci pribadi dimiliki oleh Anda secara fisik. Kunci ini membuktikan hak Anda untuk mengelola aset digital dan mengotorisasi transaksi. Siapa pun yang mengetahui kunci ini dapat menghabiskan dana yang terkait.
Perbedaan antara Kunci Publik dan Kunci Pribadi
Tujuan kunci pribadi dan publik adalah untuk memverifikasi bahwa suatu transaksi dilakukan oleh pihak yang menandatanganinya dan tidak dipalsukan begitu saja. Meskipun kedua jenis enkripsi memenuhi tujuan yang sama, terdapat perbedaan dalam berbagai aspek. Berikut adalah hal yang perlu Anda pahami:
Algoritma dan Mekanisme
Dalam enkripsi kunci publik, harus terdapat dua kunci berbeda untuk enkripsi dan dekripsi. Kunci pribadi dikhususkan untuk pemilik, sedangkan kunci publik tersedia bagi siapa pun. Satu kunci diperlukan untuk pengiriman di antara kedua pihak yang terlibat dalam kriptografi kunci simetris. Kunci pribadi yang sama digunakan untuk mengenkripsi dan mendekripsi informasi. Kunci ini dibagikan di antara pengirim dan penerima pesan terenkripsi.
Kinerja
Mekanisme kunci pribadi jauh lebih cepat daripada kunci publik. Hal ini dikarenakan kunci pribadi hanya memerlukan satu kunci, sedangkan kunci publik memerlukan dua kunci.
Privasi
Kunci pribadi dirahasiakan dan tidak diungkapkan kepada siapa pun selain dari pemilik dompet. Setelah hilang, kunci pribadi mustahil untuk dipulihkan dan file yang terenkripsi akan menjadi tidak dapat digunakan. Biasanya, kunci ini sulit untuk diingat karena mencakup angka-angka yang rumit. Meskipun begitu, keamanan kunci pribadi bergantung sepenuhnya pada pemiliknya. Itulah alasan metode terbaik untuk tetap menjaga keamanan kunci pribadi adalah perangkat penyimpanan luring. Di sisi lain, kunci publik terbuka bagi semua pengguna dan harus tersedia saat dicari. Kunci publik cenderung tidak akan hilang.
Tanda Tangan Digital
Konten web dapat ditandatangani secara digital dengan kunci pribadi pengguna dan diverifikasi oleh kunci publik pengguna. Hal ini memudahkan dalam mengidentifikasi pengirim pesan dalam jaringan dan mengonfirmasi bahwa identitas yang tepercaya mengirim pesan.
Tanda tangan digital memberikan manfaat keamanan tertentu, seperti:
Autentikasi. Tanda tangan ini membuktikan apakah pesan atau pengguna sah atau tidak karena pemalsuan menjadi mustahil.
Tidak dapat disangkal. Pengirim pesan tidak dapat menyangkal tanda tangan setelah komunikasi.
Integritas. Tanda tangan berfungsi sebagai jaminan bahwa pesan yang diterima tidak diubah.
Enkripsi dan Dekripsi
Konten dienkripsi dengan kunci publik pengguna dan hanya dapat dienkripsi dengan kunci pribadinya. Ini adalah satu-satunya cara untuk mengonversi kembali pesan.
Enkripsi memberikan manfaat keamanan berikut:
Privasi. Akses yang tidak sah menjadi mustahil. Kerahasiaan dicapai dengan menggunakan kunci pribadi yang hanya diketahui oleh pemiliknya dan bukan orang lain.
Integritas. Proses enkripsi dengan kunci publik yang aman menjamin bahwa pesan yang diterima tidak diubah.
Kriptografi kunci publik digunakan dalam sejumlah besar protokol dan format data yang diimplementasikan oleh serangkaian aplikasi dan perangkat lunak sistem. Contohnya mencakup protokol SSL, SSH, file PDF yang ditandatangani secara digital, OpenPGP, S/MIME, dll. Kunci ini diterapkan secara luas pada program perangkat lunak, seperti peramban, untuk memastikan koneksi yang aman dalam jaringan yang tidak aman. Kriptografi asimetris membentuk dasar algoritma blockchain yang menjadi dasar untuk semua mata uang kripto.
Manfaat dan Batasan Enkripsi Kunci Publik dan Pribadi
Tidak ada metodologi atau enkripsi yang sempurna, termasuk kunci publik dan pribadi. Berikut adalah pro dan kontranya:
Pro
Mengadopsi teknologi enkripsi kunci pribadi merupakan cara yang bagus bagi bisnis untuk melindungi informasi dari pengintai. Hal ini terlepas dari apakah Anda memilih metode enkripsi simetris atau asimetris. Keduanya memiliki keunggulan dan kekurangan sama seperti teknologi lain.
Namun, enkripsi simetris lebih cepat dan lebih mudah dijalankan. Sistem ini membuat satu persamaan matematika reversibel untuk mengenkripsi atau mendekripsi file. Itulah alasan metode ini memerlukan sumber daya komputer yang lebih sedikit daripada enkripsi asimetris.
Meskipun kunci pribadi memberikan tingkat keamanan yang jauh lebih tinggi, masih terdapat beberapa kekurangan. Masalah utama yang berkaitan dengan metode ini adalah masalah transportasi kunci. Terdapat bentuk komunikasi yang tidak aman dalam mengirim kunci. Memberikan akses ke kunci yang membuka data kepada pihak ketiga adalah hal yang berisiko. Metode ini tidak menjamin asal dan autentisitas pesan serta dapat menimbulkan masalah jika terdapat sengketa atau keraguan.
Jika pengguna ingin memisahkan data atau dana di antara beberapa kelompok, penting untuk membuat dan mengelola beberapa kunci pribadi. Terlalu banyak kunci tidaklah tepat dan kunci baru yang dibagikan dengan setiap pihak dapat menyebabkan peningkatan ketidakamanan.
Kontra
Kekurangan metode ini berkaitan dengan beberapa kelemahan yang besar. Pertama, kehilangan kunci pribadi dapat menimbulkan konsekuensi yang malang. Artinya, tidak ada orang yang pernah bisa mengenkripsi data yang diterima. Dalam konteks mata uang kripto, pemilik dompet tidak akan bisa mendapatkan akses ke dompetnya jika kunci pribadinya hilang.
Kapan Saat untuk Memilih Kunci Publik atau Pribadi?
Pemilihan metode enkripsi bervariasi tergantung pada preferensi dan kenyamanan. Enkripsi simetris berguna jika Anda mementingkan kecepatan dan perlindungan data daripada lainnya. Misalnya, Advanced Encryption Standard (AES) mengadopsi algoritma enkripsi simetris yang digunakan oleh banyak perusahaan dan entitas besar, seperti Apple dan Microsoft.
Selain itu, jika Anda berfokus pada penyimpanan data, maka enkripsi simetris adalah pilihan yang ideal. Metode ini efektif jika data yang dienkripsi disimpan pada perangkat dan data tersebut tidak ditransfer.
Kriptografi asimetris akan menjadi pilihan yang tepat jika peningkatan keamanan adalah prioritas daripada kecepatan dan daya komputasi. Pilihan ini juga penting ketika verifikasi identitas diperlukan, karena kriptografi simetris tidak mendukungnya. Teknologi blockchain mengandalkan konfirmasi identitas untuk mengotorisasi transaksi. Oleh karena itu, para trader dan investor kripto akan lebih menyukainya.
Kesimpulan
Seiring beralih ke lingkungan digital, penyimpanan dan keamanan data menjadi semakin penting. Enkripsi kunci pribadi membantu pengguna mempertahankan praktik keamanan yang wajar, karena orang lain tidak mengetahui kunci pribadi yang dipasangkan dengan kunci publik yang terbuka. Hal ini menguntungkan saat harus menghindari potensi penyadapan dan penipuan siber. Namun, Anda hanya perlu memastikan bahwa kunci pribadi aman dan tidak dapat diakses orang lain.
Memulai perdagangan adalah hal yang sulit, tetapi mengamankan dana Anda adalah hal yang lebih menantang lagi. Bybit mendorong Anda untuk mengamankan data dan mempelajari lebih lanjut mengenai pentingnya menghargai privasi, melindungi data, dan memberikan kepercayaan.
Tidak Ada Spam. Hanya sekumpulan informasi yang menarik dan terkini dalam semesta kripto