Dari Fantom menjadi Sonic (S): Meningkatkan kecepatan dan skalabilitas di DeFi
Diluncurkan pada 2019, Fantom telah lama dianggap sebagai salah satu blockchain yang kompatibel dengan mesin virtual Ethereum (EVM). Selama bertahun-tahun, blockchain telah sangat dihargai oleh pengembang dan operator aplikasi terdesentralisasi (DApp) karena karakteristik kinerjanya yang tinggi. Dalam operasi selama lebih dari lima tahun, hingga awal 2025, Fantom telah menarik ratusan DApp di bidang keuangan terdesentralisasi (DeFi), game, token yang tidak dapat dipertukarkan (NFT), dan ceruk lainnya.
Pada Agustus 2024, tim Fantom mengumumkan perubahan merek dan migrasi signifikan ke platform blockchain baru, Sonic. Empat bulan kemudian, pada Desember 2024, mainnet rantai Sonic secara resmi diluncurkan.
Bagian penting dari proses migrasi adalah transisi dari koin FTM Fantom ke token Sonic, yang secara resmi diluncurkan pada Januari 2025 dengan tarif 1:1 ke FTM. Meskipun Fantom selalu dikenal sebagai blockchain yang cepat dan dapat ditingkatkan, Sonic membawa keuntungan teknis ini ke tingkat yang benar-benar baru, dengan menawarkan hasil 10.000 transaksi per detik (TPS) dan finalitas transaksi subdetik.
Selain peningkatan teknis, Sonic telah memperkenalkan program insentif pengembang menarik yang tidak hanya murah hati, tetapi juga berpotensi untuk secara signifikan mempercepat pertumbuhan DApp di platform baru.
Dengan diluncurkannya Sonic dan migrasi dari FTM ke S, tim Fantom akan membuka era baru dalam sejarah proyek, saat fitur teknis platform tersebut dipadu dengan dorongan insentif pengembang yang belum pernah ada sebelumnya. Hal ini berpotensi menempatkan rantai Sonic baru sebagai kekuatan utama di dunia blockchain yang kompatibel dengan EVM.
Dapatkan informasi harian terkait dunia kripto dan perdagangan
Tidak Ada Spam. Hanya sekumpulan informasi yang menarik dan terkini dalam semesta kripto