Protokol Kepemilikan Data (Data Ownership Protocol/DOP): Meningkatkan Kontrol atas Privasi Data Anda
Sifat publik data transaksi dan saldo dompet adalah salah satu keuntungan terbesar dari teknologi blockchain. Secara luas diyakini bahwa keterlihatan publik blockchain membantu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam ekosistem secara keseluruhan. Namun, dalam banyak kasus, akses yang terlalu transparan ke data blockchain mungkin bukan demi kepentingan terbaik pengguna, baik individu maupun perusahaan yang memanfaatkan platform blockchain untuk operasi mereka.
Protokol Kepemilikan Data (DOP) adalah solusi berbasis Ethereum yang baru diluncurkan untuk membantu pengguna melindungi data blockchain mereka dari pandangan publik, dan juga memungkinkan mereka untuk secara selektif mengungkapkan hanya aspek tertentu dari riwayat dan saldo transaksi mereka. Menggunakan teknologi enkripsi kriptografi, seperti Algoritme Tanda Tangan Digital Kurva Elips (ECDSA) dan Argumen Pengetahuan NonInteraktif Suksinkt Tanpa Pengetahuan (zk-SNARK), protokol ini menempatkan pengguna web3 dalam kendali penuh atas data blockchain mereka, sehingga mereka dapat melakukan transaksi dengan aman dan pribadi.
Takeaway Utama:
Protokol Kepemilikan Data (DOP) adalah solusi berbasis Ethereum yang memungkinkan pengguna web3 melindungi data transaksi dan dompet mereka secara selektif dari pandangan publik.
DOP mendukung layanannya dengan menggunakan dua teknik enkripsi kriptografi mutakhir — ECDSA dan zk-SNARK.
Token aslinya, DOP, digunakan untuk pembayaran biaya, staking, dan tata kelola. DOP dapat diperdagangkan di pasar Spot Bybit.
Dapatkan informasi harian terkait dunia kripto dan perdagangan
Tidak Ada Spam. Hanya sekumpulan informasi yang menarik dan terkini dalam semesta kripto